You are hereHot plate and smoke of earth
Hot plate and smoke of earth

Tak terasa, ternyata kita telah berdiam lama di planet yang saat ini mulai rapuh. Entah berapa lama bumi ini berputar, tapi yang jelas semakin lama ia berputar kita tak henti-hentinya merusak.
Barusan aku ngintip seminar untuk guru Geografi di Malang oleh para ilmuwan geologi dari Bandung, ternyata bumi kita telah mengalami perubahan yang sangat drastis. Gempa yang katanya kemaren terjadi di Jawa barat, juga aku rasakan di Malang Jawa Timur, ternyata menurut seminar yang aku intip lempeng bumi yang pertemuannya berada di poros selatan pulau jawa sedang aktif-aktifnya bergeser. Mungkin untuk 1 tahun kedepan hal ini tidak memiliki efek yang tampak, tapi untuk sekitar 50 tahun ke depan mungkin garis2 bujur dan lintang tidak diperlukan lagi, dan titik 0 derajad penanda dimulainya waktu GMT tidak lagi berada di Greenwich (Sep: Bener gak neeh tulisannya). Ternyata lagi, pesisir pantai utara pulau jawa merupakan ladang minyak yang luar biasa banyaknya (Sep: menurut gambar yang saya intip) termasuk sebagian besar jakarta dan surabaya termasuk dalam ladang minyak ini.
Ternyata selain lempengan bumi yang sedang aktif bergerak, bumi pun terasa semakin panas coba liat di grafiknya peningkatan panas bumi yang dibidik oleh NASA ini
setiap tahun bumi kita semakin bertambah panas bukannya bertambah turun. sebagian besar penyebab terjadinya global warming adalah pengeluaran gas O2 yang berlebih dibandingkan CO2 Artikel lengkap tentang informasi dasar Global warming bisa dilihat dalam URL berikut
Sudah lah saya rasa sudah cukup pembeberan fakta, penyebab, dan fundamentalnya. global warming hanya dapat diatasi dari diri kita sendiri, dengan merubah cara gaya hidup kita. Mungkin yang sebelumnya boros harus lebih hemat memperlakukan energi, energi bukan hanya listrik dan sangat penuh alasan mengapa PLN menyarankan kita untuk menghemat energi. Kita dapat merubahnya dengan langkah-langkah yang dibeberkan dalam URL ini dan ini, atau bisa didownload dari sini. Gambar google eath ini mungkin bisa digunakan sebagai referensi. Ini semua baukan bukan masalah utang uang yang kita keluarkan untuk membayar sekian ons CO2 yang dihasilkan untuk energi yang kita gunakan, tapi untuk miliaran nyawa makhluk hidup yang mendiami planet kita yang renta ini. Ternyata lagi (Sep: barusan aku baca) bahwa semua iklim yang kita rasakan saat ini sangat berkaitan erat denga yang mamanya namanya global warming seperti udara dingin di daerah ekuator, hujan deras hingga banjir atau yang lainnya, dan masih banyak lagi fakta, solusi, opini yang dapat dibeberkan diantaranya dari del.icio.us



Post new comment