You are hereDebat yang salah tentang Global warming
Debat yang salah tentang Global warming

Waktu jalan2 nyari bahan tulisan, gak sengaja aku baca dari blognya si greenpeace ada postingan yang judulna judulnya Global warming and the false debate disana dituliskan seperti ini:
August 10, 2007
Global warming and the false debate
Regular readers of this blog are no doubt familiar with how companies like Exxon, working with the Bush administration create a false sense of debate about global warming.
But at long last, there are signs the US mainstream media is finally catching on. Newsweek's latest cover story, "The Truth About Denial", catalogs how a, "well-coordinated, well-funded campaign by contrarian scientists, free-market think tanks and industry has created a paralyzing fog of doubt around climate change". From the article:
Through advertisements, op-eds, lobbying and media attention, greenhouse doubters (they hate being called deniers) argued first that the world is not warming; measurements indicating otherwise are flawed, they said. Then they claimed that any warming is natural, not caused by human activities. Now they contend that the looming warming will be minuscule and harmless."They patterned what they did after the tobacco industry," says former senator Tim Wirth, who spearheaded environmental issues as an under secretary of State in the Clinton administration. "Both figured, sow enough doubt, call the science uncertain and in dispute. That's had a huge impact on both the public and Congress."
Dasar exxon, globalwarming kok dibilang alami? itu bisa dinilai alami karena exxon tidak ingin kehilangan konsumennya.

Setahu aku, memang gas rumah kaca penyebab global warming itu alami, seperti CO2...itu kan dihasilkan dari pernafasan manusia juga...cuma alam punya mekanisme untuk menyeimbangkannya. Bayangin deh kalo ga ada gas rumah kaca ini..bumi bakal dingin...
trus kenapa terjadi global warming..yah karena gas rumah kaca makin meningkat, sementara alam semakin berkurang kemampuanya untuk menyeimbangkannya, contoh dengan penebangan hutan. Mestinya kan pohon2 ini berguna dalam mengcoversi CO2, sehingga CO2 tidak berlebih di alam....
memang, sebagian besar penyumbang gas CO2 kita bukan dari teknologi yang selama ini kita bangun, walaupun itu juga turut menyumbang. tetapi sebagian besar berasal dari kotoran hewan yang kurang terolah sebagaimana mestinya. hingga kotoran itu hanya bisa menumpuk tak terurus untuk terus memproduksi CO2.
salam -- Septian Wibisono
aku juga concern banget sama Global Warming, belum sempet tulis di blog
. Btw, lam kenal...
# Semoga usaha kita mendapatkan hasil. Makasih, salam kenal.
Post new comment