Facebook. Facebook itu kan sejenis social networking kan. Sebuah ide yang muncul dikepalaku saat aku masih SMA, sebelum aku mengenal yang namanya friendster. Tapi cuman muncul doang belum sempet implementasi.
* asep komat-kamit*
Menurut konsep, konsep facebook lebih mirip dengan pertemanan sebenarnya dan lebih mengutamakan privacy bila dibandingkan dengan friendster * sebelum friendster berubah seperti sekarang*. Dimana bila kita tidak menambahkan seseorang menjadi teman di facebook maka seseorang tadi tidak akan bisa melihat seluruh informasi dan postingan * semua content yang kita kirimkan ke server * kita. Hal ini berbeda dengan friendster yang secara default menampilkan profil kita pada pengguna umum *termasuk foto tentunya*. Jadi sebaiknya hanya tambahkan teman yang benar² kau kenal di situs jaringan sosial seperti facebook
Tapi rupanya masih ada beberapa orang yang kurang mengerti tentang konsep ini. Banyak dari mereka yang menggunakan facebook dan jaringan sosial untuk mencari teman baru. Sebenarnya gak masalah sih, tergantung pribadi masing² ingin menggunakan facebok dan jaringan sosial sebagai apa, mau dijadikan media komunikasi ato dijadikan sebagai media mencari teman baru. Tapi masalahnya saat privacy mereka mulai terganggu maka akan lebih sulit untuk menutupnya jika semua orang udah mengetahuinya. Jadi akan lebih baik jika kita memulai dari yang restricted privacy
bagi saya itu facebook saya, tidak bisa seorangpun bisa mengatur apa yang boleh saya tampilkan atau saya upload pada facebook saya. Kalau kamu gak suka dengan apa yang saya tulis, saya upload, saya tampilkan dalam facebook saya ya jangan dibuka ato jangan dilihat facebook saya. Kalau menurutmu masih mengganggu kenapa tidak kau hapus saja namaku sebagai temanmu di facebook, sisanya biar lingkungan yang beradaptasi.
| Attachment | Size |
|---|---|
| fb.png | 4.2 KB |
fesbuk sudah jadi lifestyle,
fesbuk sudah jadi lifestyle, sulit lepas. salam kenal.
Post new comment