sebuah ide dari Pemilu 2009

logo pemilu 2009Pemilu kali ini tidak biasa seperti sebelumnya, karenanya hasil dan proses yang didapat hingga saat ini pun binasa. Sebelumnya saya minta maaf kalau saya hanya bisa beropini dan berpendapat, karena hanya itu yang bisa saya lakukan untuk saat ini. saya gak ngerti soal politik, birokrasi, dan semua hal yang berbau itu, apalagi bagaimana pemilu kemaren dipersiapkan.

untuk pemilu saat ini menurut saya antara persiapan hingga pelaksanaan terlalu banyak jeda, kalau memang banyak yang harus dilakukan maka urutan kegiatan yang harus dilakukan kurang terorganisir. Seperti survey DPT(Daftar Pemilih Tetap), survey ini bila dilakukan terlalu lama dari tanggal eksekusi maka hasilnya tidak lagi valid pada tanggal eksekusi. menurut saya survey ini seharusnya telah selesai disurvey 2 bulan sebelum tanggal eksekusi jadi tingkat kesalahan yang terjadi tidak begitu besar. dari pengalaman pemilu kali ini bisa diperkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk survey DPT.

sedikitnya waktu yang diberikan kepada pihak percetakan membuat percetakan bekerja lebih ekstra, karenanya tingkat kesalahan yang terjadi pun juga lebih besar. saya tidak tahu pasti berapa lama waktu yang diberikan KPU untuk mencetak sekian juta surat suara dengan isi yang berbeda untuk setiap wilayah tapi yang jelas menurut saya waktu yang diberikan pada percetakan bisa sedikit ditambah.

dengan sedikit ditambahnya waktu pencetakan, hasil akhir yang diharapkan bisa selesai tepat waktu dan mendekati 100% sempurna. dengan tepat waktunya surat suara diselesaikan maka makin banyak waktu yang bisa dialokasikan untuk mengecek kembali alamat tujuan surat suara, sehingga resiko salah alamatnya surat suara semakin kecil.

publikasi atau sosialisasi pemilu seharusnya bisa dimulai 1 bulan sebelum pemilu dilaksanakan bahkan itu mungkin efektif disosialisasikan hanya 3-2 minggu setelah dikurangi dengan persiapan sosialisasi. menurut saya waktu segitu sudah dapat mencakup 70-80% responden DPT dengan publikasi di banyak media, kenapa angka ini? karena sangat tidak mungkin sosialisasi yang dilakukan oleh tim KPU bisa mencakup 100% responden dan tidak mungkin juga sosialisasi yang dilakukan oleh responden sendiri bisa mencapai 50% dari jumlah responden DPT. hingga hasil yang diharapkan mencapai 90%, dan sisanya biar para caleg yang melakukan. hehehehe....

untuk menjaring lebih banyak pemilih, TPS harusnya diadakan juga pada tempat terisolasi lainnya seperti penjara, lapas, rumah sakit, atau lokasi terisolasi lainnya yang dirasa perlu. selain tempat terisolasi rasanya perlu juga ada TPS keliling seperti pemilu sebelumnya, hal ini diadakan untuk menjaring pemilih yang tidak mampu untuk berangkat ke TPS karena alasan tertentu, cacar fisik di rumah sakit misalnya atau penghuni isolasi khusus yang tidak diperbolahkan sama sekali keluar tempat isolasi.

satu hal lagi yang membuat saya dan beberapa orang yang saya kenal lainnya bingung memilih adalah karena banyak wajah dan nama disana yang tidak dikenal. untuk itu ya harusnya lebih memperkenalkan diri lagi, saya tahu banyak hal yang sudah dilakukan untuk memperkenalkan diri salah satunya melalui IT seperti facebook, friendster, twitter, myspace, ataupun situs jaringan sosial lainnya. tapi menurut saya publikasi pada tempat seperti itu kurang tepat sasaran karena publikasinya dilakukan pada satu komunitas dimana komunitas itu kita tidak tahu letak geografisnya walaupun sudah dituliskan disana.
satu ide saya adalah, KPU atau siapalah yang peduli dengan keberlangsungan pemilu membuat dan menyediakan sebuah media center tempat para parpol dan caleg berkampanye menyampaikan semua motivasi dan program kerjanya secara tertulis, dengan begitu saya dan beberapa orang lainnya yang saya kenal yang bingung memilih dapat membandingkan perbedaan dan persamaan antar partai atau caleg. media center ini tidak hanya tersedia secara fisik namun juga maya di internet yang dibedakan dari wilayah publikasinya. Jadi penduduk malang hanya bisa melihat caleg dari malang saja, begitu juga media center yang fisik di media center malang hanya ada nama caleg malang saja.

Tag Technorati , , ,

Comments

pemilu kali ini kok agak

pemilu kali ini kok agak rusuh yah kalo g bilang, kek g liat berita di TV, masa orang yang udah meninggal dan anak dibawah umur bisa terdaftar untuk memilih. trus beberapa temen, yang udah punya KK dan udah diatas 17 tahun, malah enggak terdaftar, dan ada juga keluarga yang dulu bisa ikut pemilu/terdaftar tahun ini satu keluarga ga terdaftar!! hahaha...

iya pit, gak tau tuh yang

iya pit, gak tau tuh yang survey gimana caranya. dulu seh keliatannya ada yang survey door to door tapi sekarang kok gak ada ya....

salam -- Septian Wibisono

pemilu yang efektif dan

pemilu yang efektif dan efisien adalah pemilu dengan jumlah partai sesedikit mungkin

setujuh buanget det. aku

setujuh buanget det. aku seneng dengan pemilu yang <5 partai.

salam -- Septian Wibisono

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
Smileys
(muhaha)(banana_ninja)(yahoo)(okok)(panic)(hassle)(scenic)(lonely)(funkydance)(bigeyes)(haha)(evilsmirk)(ninja)(headspin)(banana_rock)(banana_cool)(unsure);-)(worship):-o(::-p:-)(rock)(sleeping):-(8-)(nottalking)(party)(money)(rofl)(music)(sick)(goodluck)(doh):&(griltongue)(woot):-))(evil_grin)(dance)(tears)(lol)(idiot)(angry)(devil)(thinking):-X(annoyed)(applause)(blush)(bringit)(brokenheart)(wave)B-)(drinking)(mmm)(lmao)(K)(hungry)(gym)(heart):-D(girlkiss)(eyeroll)(heart_beat):'-((coffee)(fish_hit)(muscle)(smileydance)(highfive)
By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.