Hasil dari rasa penasaran tentang NAS, yang aku cari tahu lewat internet akhirnya akupun tahu kalau NAS itu bisa dibuat dari berbagai macam protokol yang sudah tersedia hingga saat ini seperti menggunakan NFS(Network File System) untuk pengguna Unix dan turunannya, ataupun menggunakan SMB(Server Message Block) untuk pengguna Microsoft ataupun menggunakan FTP(File Transfer Protocol). Tapi di dalam server NAS sendiri storagenya dapat ditambahkan dari luar server tanpa membunuh(membuat downtime) server itu sendiri. Untuk teknologi seperti itu sudah banyak, dan lama ada hingga saat ini, seperti hotswap yang hingga sekarang aku masih belum mengerti betul bagaimana mekanismenya, iSCSI yang katanya sedang populer saat ini karena harddisk ditambahkan dari luar melalui jaringan yang sudah ada, AoE ATA over Ethernet yang melewatkan HDD melalui kabel Ethernet konvensional.
Dari banyak solusi yang saya sebutkan yang terakhir merupakan solusi termurah dan dapat saya praktekkan, karena hanya dengan modal PC biasa dengan platform linux dan perangkat jaringan min 100MBps aku sudah bisa menambahkan HDD tanpa membunuh serverku
Comments
Post new comment